Berburu Tupai Edisi 2013 – Jilid 1

Minggu 20 Januari 2013

Sabtu sore semua perlengkapan telah dipersiapkan untuk menyambut kedatangan pagi minggu sambil melaksakan kegiatan berburu. Rekan2 sudah dihubungi satu persatu. Dengan hati yang senang menunggu jawaban, HP pun berbunyi menandakan adanya SMS masuk tanpa pikir panjang tangan ini meraih HP untuk melihat dari siapakah & segara untuk membaca apa kira2 isi/jawabannya.

P’Am : “Mungkin tidak bisa pergi berburu karena kaki masih sakit untuk dibawa berjalan”. Rupanya P’Am mengalami kecelakaan kecil yang mengakibatkan pergelangan kaki kanannya terkilir.

Deka : “Motor kalau untuk jalan jauh kayaknya ndak memungkinkan bang”. Berhubung mobil yang biasa kami gunakan mengalami kerusakan pada mesin di rencanakan perburuan menggunakan motor. Memang jarak dari Pekanbaru ke Danau Bingkuang cukup jauh kira-kira 30 Km takut nanti ada masalah pula pada motor milik Deka.

Kapsuy & Tiar tidak dapat kabar, akan tetapi info dari Deka “Kapsuy ada kegiatan sosial alias gotong royong di lingkungan rumahnya” sedangkan Tiar tidak ada kabar hingga saat ini.

Melihat berita / kabar dari rekan-rekan yang kurang kondusif ada rencana untuk berangkat sendirian karena hampir 3 minggu kami tidak melaksanakan perburuan. Rindu juga nih dengan suasana alam bebas & hutan belantara. Namun apa yg terjadi sehabis sholat subuh badan ini rasanya enggan untuk digerakkan untuk angkat senjata, mamang benar kata orang tua kita “kalau hati sudah malas jangankan melakukan pekerjaan berat, pekerjaan sangat ringan sekalipun tidak akan dapat dilakukan”. Sayapun membatalkan niat untuk berburu & akhirnya melakukan kegiatan lain yang dapat menghibur hati. Hehehe…

Minggu, 17 Pebruari 2013

Lama sudah tak jumpa, lama sudah tidak menyapa dan lama sudah tidak berbagi cerita dengan rekan-rekan para bediller / pemburu mania. Bukan maksud hati untuk berdiam diri akan tetapi waktu dan kesempatanlah yang menghalangi.

Akhirnya lepas sudah keinginan untuk bertualang di alam bebas walaupun itu hanya dalam hitungan menit saja… “ya lebih kurang 50 menit lah” mau tau ceritanya??? mari simak yang berikut ini.

Gotong royong masih berlanjut, selepas sholat zhuhur pekerjaan tetap dilaksanakan hingga akhirnya hujan mengguyur bumi pertiwi ini dengan derasanya. Sebelumnya Vhoodhie & Tiar sudah berencana untuk melepaskan kerinduan untuk berburu “Bagaimana kalau kita berangkat berburu setelah sholat ashar bang???” kata Tiar kepada Vhoodhie sambil memegang cangkul. “Itu ide yang bagus juga, tapi cuaca kurang bagus alias Hujan” sahut Vhoodhie menanggapi pertanyaan Tiar. “Begini saja bang, klu nanti habis sholat ashar hujan reda kita tancap ke lokasi, bagaimana menurut abang???”. Tanpa pikir panjang Vhoodhie pun segera merespon “Boleh juga tuh”

Waktu sholat ashar pun telah tiba, saya segera menunaikan kewajiban kepada Allah SWT & setelah itu persiapan menunggu Tiar untuk segera tancap gas ke lokasi perburuan. Tin… Tin… klakson motor Tiar berbunyi, kami langsung meluncur tanpa pikir panjang lagi. Kami tiba dilokasi sekira pukul 17.45 wib, motor pun di  parkirkan, senapan dipersiapkan & langsung masuk hutan.

Perburuan kali ini hanya menghasilkan 1 ekor Tup2 jantan dan 1 ekor burung. Hal ini dikarenakan waktu yang terus berjalan, matahari terus condong kebarat yang mengakibatkan hutan terasa semakin dingin dan gelap dan bulu roma pun mulai merinding, hihihihi… maklum suasana magrib telah mulai datang, suara burung berkicaupun sudah mulai hilang, yang terdengar hanya suara jangkrik yang kian gelap kian banyak.

Akhirnya perburuanpun kami akhiri, walaupun hasilnya cuma sedikit akan tetapi sudah cukup untuk mengobati rasa rindu untuk bertualang di alam bebas.

Minggu, 03 Maret 2013

Tut Tut… Tut Tut… bunyi nada HP yang menandakan adanya SMS masuk di HP milik Vhoodhie “mhn info apakah kt berburu minggu ini???”, rupanya sms ini datang dari salah satu penggemar oleh raga menembak. Dia sudah lama membaca dan buka blog ISAP di internet dan tentunya ingin sekali untuk bergabung berburu. Hampir 3 minggu Dia berkomunikasi dengan salah satu anggota ISAP yaitu Vhoodhie, akan tetapi jadwal ISAP 3 minggu terakhir banyak yang di tunda karena pekerjaan maupu kesibukan yang tidak dapat di tinggalkan.

Setelah dilakukan komfirmasi dengan para anggota ISAP lainnya, disepakati minggu ini perburuan dilaksanakan karena tangan rekan2 sudah pada gatal2 untuk menyandang senapan dan menarik pelatuk bedil. Deka OK, Kapsuy SIAP, Tiar MAU akan tetapi lain halnya dengan P’Am yang belum dapat untuk bergabung dikarenakan kaki beliau mengalami kecelakaan kecil yang mengakibatkan keseleo alias terkilir.

Anggota Baru ISAPAkmad Sudarmaji

Anggota Baru ISAP
Ahmad Sudarmaji

Titik temu kali ini di simpang Tabek Gadang. Pukul 05.20 wib sms masuk sudah berbunyi menandakan akan dimulainya keberangkatan. Vhoodhie sudah stand bay di rumah menunggu jemputan Tiar, Tin… Tin… klakson motor Tiar, kami pun segara berangkat menuju titik pertemuan. Sesampainya di lokasi ternyata rekan yang telah lama ingin bergabung dengan ISAP telah menunggu terlebih dahulu. Perkenalan pun terjadi, ternyata namanya Ahmad Sudarmaji biasa di panggil Aji. Kami menunggu rekan lainnya yaitu Deka & Kapsuy. Ternyata Kapsuy membawa anggota baru yaitu RIO.

Kebersamaan

Kebersamaan

Keberangkatan kali ini di ikuti oleh 6 personil. Tancaaa…p, gas motorpun digeber menuju lokasi perburuan. Sebelum sampai di lokasi, Sarapan dulu ah… kayaknya Lontong sayur di temani teh panas seperinya lebih nikmat nih. Tim tiba di Warung Kopi sekira pukul 06.30 wib. Seperti biasa sembari menikmati hidangan satu persatu perkenalan dengan Mas Aji. Sarapan sudah habis mari kita segera melakukan perburuan. Lokasi kali ini di Desa Aur Sati, motor diparkirkan di sekolah.

Minggu, 10 Maret 2013

Kata sepakat sudah bulat, pertualangan kali ini tetap dilaksanakan walaupun dengan menggunakan sepeda motor. Semangat berburu tak pernah luntur dalam diri anggota ISAP. Kesempatan kali ini kami kedatangan anggota baru bernama Suradi yang lebih akrab dipanggil Mas Radi. Mas Radi ini di kenalkan kepada snggota ISAP lainnya melalui Mas Aji yang sebelumnya tela bergabung dengan ISAP.

Anggota Baru ISAPMas Suradi

Anggota Baru ISAP
Mas Suradi

Titik kumpul / pertemuan kali ini masih di tempat minggu yang lalu yaitu di Simpang Lampu Merah Tabek Gadang. Satu persatu anggota pada berdatangan, yang pertama datang tentunya Vhoodhie cukup lama menunggu Vhoodhie pun mengisi kekosongan waktu dengan ngegejluk senapan miliknya. Baru dapat sekitar 200x pompa menyusul anggota berikutnya yaitu Mas Aji dengan mengikut sertakan rekannya yaitu Mas Suradi. Sambil berbincang sembari menunggu rekan lainnya tak lama kemudian muncullah Kapsuy, Rio dan P’Am. Perburuankali ini dihadiri oleh 6 personil saja. Kami langsung tancap gas sekira pukul 06.00 wib.

Pada pukul 06.20 wib kami tiba di Danau Bingkuang, seperti biasa arah sepeda motor ditujukan ke kanan dan sampai deh di “warung Nella” tempat biasa kami sarapan pagi sebelum melaksanakan perburuan. Sarapan pagi pun disiapkan oleh yang punya warung, ya… seperi biasa sarapan lontong sayur / pecel & minum teh / kopi hangat untuk mengganjal perut biar ndak “Hijau-Hijau” (Hijau = istilah untuk terlalu capek dan kehausan selama melaksanakan perburuan). Satu persatu anggota ISAP diperkenalkan dengan anggota baru Mas Suradi.

Kesempatan kali ini Deka dan Tiar tidak dapat untuk bergabung, Deka ada keperluan sedangkan Tiar ada pekerjaan yang tidak dapat untuk di tinggalkan. Setelah sarapan pagi selesai kami segera untuk menuju lokasi perburuan yaitu Desa Baduik. Lokasi ini hampir 1 tahun tidak dikunjungi oleh ISAP, tentunya akan lebih banyak lagi Tup2 yang telah berkembang biak, itu pun kalau tidak ada yang berburu Tup2 disana hehehe…. Kendaraan kami parkirkan di salah satu rumah penduduk. Semua pelengkapan untuk berburu telah di persiapkan, Rio langsung menyerahkan senapan kepada Kapsuy dan P’Am, jangan heran kenapa Rio menyerahkan senapan satu persatu kepada Kapsuy & P’Am karena selama dalam perjalanan Rio yang nenteng senapan tersebut hehehe… baik benar tuh si Rio, mudah2an kebaikannya menjadi pahala, amin ya robbal alamin. Mas Aji sudah siap dengan Sharp Gopunya sedangkan Mas Suradi masih sibuk mengisi amuniki kedalam gantungan mimis. Bagaimana dengan Vhoodhie??? rupanya dia telah siap untuk bertempur.

Dooorrr… senapan berbunyi, rupanya P’Am telah duluan melihat sasaran yang diinginkan, akan tetapi belum sesuai keinginan alaisa meleset. Disusul oleh Rio dan Kapsuy Darrr… Derrr… Dorrr… suara senapan, 1 sasaran berhasil di lumpuhkan & tentunya langsung di sembelih. Pera pemburu berpencar kesegala arah, ada yang ke Barat, ada yang ke Utara dan ada pula yang ke Timur dan Selatan.

Kaki Kapsuy Tertusuk Duri Sawi

Kaki Kapsuy Tertusuk Duri Sawit

Selama perburuan terjadi sedikit kecelakaan dimana Kapsuy mengalami lupa pada bahagian kaki kanannya. Hal ini akibat pada saat melakukan pengejaran Tup2 di areal perkebunan sawit tiba2 Kapsuy melompat untuk melangkahi parit yang cukup besar, akan tetapi pendaratannya bukan di bahagian tanah melainkan di antara tumpukan pelepah pohon sawit. Hal ini mengakibatkan duri pelepah sawit menembus sepatu milik Kapsuy & tepat mengenai Tumit kanan. Perasaan Kapsuy tidak begitu enak pada saat di injakkan, dengan sedikit menjinjit Kapsuy segera memeriksa keadaan kakinya. Ternyata Duri pelepah sawit menancap / tertinggal di dalamnya. Dengan adanya kejadian ini Perburuan terpaksa dihentikan sesaat, operasi kecil terpaksa dilakukan untuk mengelaurkan duri dari dalam kaki Kapsuy. Tim medis sedikit mengalami kesulitan dikarenakan peralatan yang tidak memadai. Dengan alat seadanya akhirnya operasi pengeluaran duri berhasil dengan menghabiskan 2 tabung infus dan 2 batang rokok. hehehe… cuma bergurau saja kok, masa mengeluarkan duri saja sampai di operasi.

Jari MAs SuradiAkibat Digigit Tup2

Jari MAs Suradi
Akibat Digigit Tup2

Kejadian yang kedua yaitu digigitnya jari tangan Mas Suradi oleh Tup2 yang berhasil di lumpuhkannya akan tetapi belum mati. Ketika Tup2 diangkat / ambil oleh Mas Suradi sang Tup2 langsung melakukan penyerangan dengan cara menggit jari tangan Mas Suradi yang tepat mengenai jari tengah sebelah kiri. Luka yang di timbulkan cukup serius hal ini di tandai dengan banyaknya darah yang keluar dari jari tangannya. Dengan adanya 2 kejadian diatas tidak membuat semangat berburu Kapsuy dan Mas Suradi menjadi kendur malah memacu adrenalin mereka untuk terus berburu.

Hasil Buruan

Hasil Buruan

Disela operasi kaki Kapsuy & tangan Mas Suradi, Rio mengeluarkan hasil buruan dari kantong / tas sembari menghitung sudah berapa banyak yang berhasil di lumpuhkan. Satu persatu mulailah di hitung, dari gambar disamping berapa banyak hasil uruan ISAP??? Jika anda berhasil menebak akan mendapat hadiah yang cukup menarik, hehehe…

Matahari tetap berjalan seiring waktu, makin lama makin terang dan suhu udara semakin panas. Perburuan kami lanjutkan ke arah Timur. Senapan makin sering berbunyi Darrr… Derrr… Dorrr… baik suara yang keluar dari senapan P’ Am, Kapsuy, Mas Suradi, Aji maupun Vhoodhie, perburuan makin seru ada yang masuk parit ada yang luka2 akibat banyaknya tumbuhan putri malu ada juga yang keringat basah sampai wajah sehingga menghalangi penglihatan saat memidik sasaran, pokoknya seru deh…

Membersihkan Hasil Buruan

Membersihkan Hasil Buruan

Waktu telah menunjukkan pukul 11.30 wib, hasil buruan kali ini dapat dikatakan banyak yaitu 20 (dua puluh) ekor. Kami pun segera ke pinggir sungai untuk membersihkan hasil buruan. Satu persatu Tup2 mulai di kuliti, Kapuy tukang jagal, Aji tukang kuliti Rio membersihkan isi perut dan membuang yang tidak di perlukan. Semua anggota berperan satu sama lainnya. Lain halnya dengan Mas Suradi yang masih penasaran “maklum baru kali pertama berburu Tup2”. Akhirnya selesai sudah membersihkan hasil buruan, tempat daging yang di bawa ternyata tak cukup menampungn terpaksa deh di tentang dengan kantong plastik.

Dalam perjalanan pulang menuju tempat kendaraan, gerombolan Tup2 masih banyak yang berkeliaran yang membuat Suradi dan Aji masih ingin melakukan perburuan, Daaarrr… Suradi berhasil melumpuhkan Tup2 tambahan & Dooorrr… Aji pun mengenai sasaran akan tetapi masih sempat untuk berlari keatas dahan pohon, Deeerrr… sang Tup2 tak dapat berkutik lagi. Bertambah 2 ekor hasil buruan kali ini. Kuis untuk para pembaca “berapa jumlah hasil buruan ISAP minggu ini???” silahkan kirimkan jawaban anda!!! Tentunya akan kami tunggu di  kolom komentar.

Minggu, 17 Maret 2013

“Bagaimana kalau kita berangkatnya sebelum subuh aja & sholat shubuhnya di lokasi tempat berburu sambil jemaah???” tanya Mas Aji kepada Vhoodhie. “Itu belum pernah kami lakukan” jawab Vhoodhie kepada Mas Aji via SMS. Akhirnya Mas Aji berangkat dengan ditemani rekannya Mas Suradi.

Vhoodhie menunggu kedatangan Kapsuy & P’Am di titik pertemuan yaitu simpang tabek gadang. Rupanya Rio tidak bisa bergabung dikarenakan masuk kerja sedangkan Deka masih ada keperluan keluarga. Kami berangkat 3 (tiga) personil saja, sesampainya di warung kopi mas Aji pun menyusul. Rupanya mereka penasaran untuk berburu burung punai dan bangau akan tetapi kedatangan mereka terlalu cepat sehingga begitu masuk lokasi perburuan suasana sangat gelap dan memutuskan untuk balik kanan & sholat shubuh terlebih dahulu.

Kami pun bergabung di lokasi perburuan yaitu desa Baduik. Perburuan Mas Aji & Suradi telah menghasilkan 2 Tup2. Kali ini tak satupun Tup2 berhasil di lumpuhkan oleh Vhoodhie, entah mengapa sebabnya setiap sasaran tak satu pun berhasil di lumpuhkan. Akhirnya timbul kecurigaan dan Vhoodhie melakukan akurasi pada senapan miliknya di salah satu gubuk yang cukup kokoh dan dapat dijadikan tempat peristirahatan. Dorrr… Dorrr… Dorrr…. pohon durian yang sebesar itu tak satupun kena hantaman peluru. Otak in mulai berfikir kenapa bisa begini. Silencerpun di lepas Dorrr… Dorrr… Dorrr… akurasinya cukup memuaskan. Silencer di pasang lagi, Dorr… ternyata hasilnya meleset. Begitu dilihat ternyata ujung laras sedikit bengkok “pantasan sasaran tidak kena2, rupanya silencer sedikit bengkok”. Otak ini pun berfikir keras lagi “kena dimana ya???”. Rupanya pada saat pertama kali datang dan ingin menyembelih Tup2 senapan disandarkan pada salah satu pohon durian dan senapan tersebut sempat terjatuh. itu lah penyebabnya mengapa silencer menjadi sedikit bengkok.

Perburuan kali ini menghasilkan 9 Tup2 dan 2 ekor burung semuanya didapat oleh rekan2 kecuali Vhoodhie, hehehe… kacian dech…

Minggu, 24 Maret 2013

Petir & hallintar menyambar, hujan pun turun dengan derasnya membasahi bumi Lancang Kuning khususnya kota Pekanbaru. Jadwal hunting minggu ini terpaksa di batalkan dikarenakan hujan yang tak kunjung reda. Minggu ini absen dech ISAP melakukan aktifitas bertualangnya, maaf ya rekan2 pencinta hunting & para bediller, minggu ini kami tidak dapat berbagi cerita. Hehehe…

Minggu, 31 Maret 2013

Terkadang kita harus meninggalkan suatu pekerjaan apabila ada keperluan yang dianggap lebih penting. Hal inilah yang dialami oleh beberapa orang anggota ISAP sehingga harus menunda keberangkatan untuk melakukan aktifitas hunting. Vhoodhie melaksanakan Gotong Royang pembangunan Musholla di depan rumahnya, sedangkan Kapsuy melaksanakan tambahan pekerjaan dari perusahaannya, Deka masih siaga di rumah sakit, begitu juga dengan Tiar yang harus menyelesaikan program komputer & aplikasinya lain halnya dengan P’Am yang telah siap siaga untuk berangkat akan tetapi rasa Solidaritas dan kekompakan yang tinggi P’Am juga mengurungkan niatnya untuk berburu kali ini. Dapat disimpulkan bahwa minggu ini ISAP tidak melaksanakan perburuan.

Maaf ya rekan-rekan kali ini kami absen lagi, xixixi…

Minggu, 19 Mei 2013

Keberangkatan kali Vhoodhie didampingi oleh salah seorang tetangga nya bernama Jhon. Dia juga punya hobbi menembak hal ini ditandai dengan memiliki senapan angin merk Cannon yang masih dapat berfungsi dengan baik dan dalam keadaan bagus. Titik kumpul kali ini di rumah Mas Suradi & ternyata  anggota lainnya sudah kumpul Aji, Umam, & Haris sesampainya kami disana belum melihat keberadaan p”Am, Taklama kemudian P’Am pun muncul dengan Kapsuy.

Sarapan pagi telah disiapkan oleh Mas Suradi didampingi secangkir teh manis & kopi pagi ini

Minggu, 26 Mei 2013

Perburuan kali ini dilaksanakan di 2 lokasi yaitu Desa Danau Bingkuang dan Desa Pulau Rambai. Dilokasi pertama hanya Vhoodhie yang berhasil mengumpuhkan 7 ekor Tup2 akan tetapi 1 ekor tidak ditemukan alias kabur jadi tetap di hitung 6 ekor ya!!! hehehe… para bediller lainya nihil tuh gak tau kenapa bisa demikian xixixi… pada pukul 08.45 wib semua sudah pada kumpul di mobil sambil membicarakan untuk berpindah lokasi.

Minggu ini Vhoodhie cuma dapat 6 ekor saja

Minggu ini Vhoodhie cuma dapat 6 ekor saja

Berdasarkan informasi sebelumnya dari penduduk tempatan ada satu lokasi yang cukup banyak kawanan / rombangan Tupai yang berkeliaran di kampung tersebut sampai2 dapat dikatakan sudah meresahkan para petani tempatan. Lokasi tersebut dinamakan Simpang Timun, tidak satu pun rekan2 yang tau dimana lokasi simpang timun tersebut dan akhirnya kami menuju Desa Pulau Rambai.

Mas Suradi & Luwak / Musang Hasil Buruannya

Mas Suradi & Luwak / Musang Hasil Buruannya

Desa ini telah lama tidak dikunjungi oleh ISAP hampir lebih dari 1 tahun. Begitu diba di Pulau Rambai semua langsung sebar ambil lokasi masing-masing, Vhoodhie, P’Am, Kapsuy & Mas Haris menuju arah Timur sedangkan Aji, Mas Suradi, Umam & B’ Jhon ke Barat. Dilokasi ini Aji berhasil melumpuhkan 9 ekor Tup2 sedangkan Mas Suradi berhasil menumbangkan 11 ekor Tup2 dan 2 ekor Musang / Luak, luar biasa…

Perburuan terus dilakukan, cuaca mulai sangat cerah dan suhu udara mulai panas. Rasa haus dan lapar mulai datang menghantam tenggorokan dan lambung ini. Pada pukul 11.30 wib kami (Kapsuy, P’Am, Vhoodhie & Haris) sepakat untuk balik kanan menuju dermaga, maklum sudah pada hijau2 (Kelelahan;Red). Sesampainya di lokasi dermaga tentunya mata ini langsung tertuju pada warung sekitar, eh… ternyata Bang Jhon sudah ada di warung tersebut kami pun langsung bergabung. Dengan dihidangkannya mie rebus & Teh es terobatilah rasa lapar dan haus.

Minggu, 2 Juni 2013

Tit Tit… Tit Tit… nada HP berbunyi menandakan ada SMS yang masuk di HP milik Vhoodhie, ternyata datang dari Mas Suradi “Asslm… wr wb mohon infonya apakah besok komandan berburu…???”, dengan segera Vhoodhie membalas “Insyaallah kita berburu mas”. Seperti biasa Vhoodhie memberi informasi kepada reka2 ISAP lainnya bahwa kegiatan untuk berburu minggu in tetap dilakukan. Kapsuy “Ok Ndan”, P’Am “Yalah bud”, Deka “Ya Bang, Deka perbaiki senapan dulu”, Bahtiar “Ok Bang Saya ikut” & tak ketinggalan juga dengan B’Jhon yang ingin turut serta untuk bertualang di alam bebas.

Titik kumpul kali ini masih di rumah mas Suradi. Keberangkatan kali dapat dikatakan terlambat, ternyata anggota ISAP pada begadang semua. Perjalan menuju lokasi perburuan baru dimulai sekitar pukul 06.30 wib. Sesampainya dilokasi perburuan rasa kecewa muncul dari beberapa wajah anggota ISAP yaitu Vhoodhie & B’Jhon dimana Vhoodhie baru sadar kalau tele miliknya belum di setting/zero sedangkan B’Jhond mengelami penyumbatan pada laras dikarenakan peluru yang digunakan tidak cocok.

Yang lainnya tetap melakukan penyisisran dimana para gerombolan Tup2 berkeliaran. Lokasi ini telah lama sekali tidak kami kunjungi hal ini dikarenakan jumlah kawanan Tup2 bisa dikatakan sedikit. Rasa jenuh mulai tampak dari raut wajah Kapsuy, Deka, Vhoodhei, Bahtiar & B’Jhon kami memutuskan untuk istirahat di warung agak jauh sekitar 1 km dari area parkir kendaraan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434H / 2013

Mohon Maaf Lahir & Batin

Sampai Jumpa Pada Pertualangan Berikutnya

4 Balasan ke Berburu Tupai Edisi 2013 – Jilid 1

  1. saeful azis berkata:

    mas tolong hentikan perburuan hewan itu ,, kasihan pengen hidup dia ..anda membunuh hanya untuk bersenang2,

  2. joni berkata:

    wah banyak yg suka menyiksa binatang ya disini, kayak orang kelaparan tidak ada daging di pasar…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s